Teknologi Pembayaran Apple Pay, Dompet Digital terbaru.


Dalam beberapa pekan terakhir, sudah banyak pelaku di sektor perbamkan sampai dengan toko-toko 'retailer' yang telah menyatakan bekerja sama dan menerima sistem pembayaran 'Apple Pay'.
Seperti yang telah diumumkan oleh Apple di harian The New York Times, bahwa Apple Pay adalah sebuah sistem pembayaran fleksibel (mobile), yang memungkinkan para penggunanya dapat melakukan transaksi pembayaran melalui ponsel mereka dengan cara 'menghubungkan' ponsel ke sebuah alat penerima pembayaran (point of sale terminal) milik Apple, yang tentunya sudah terhubung dengan pihak bank.

Tercatat bahwa perusahaan seperti SunTrust, Barclayard dan USAA sudah masuk kedalam sistem pembayaran ini.
The New York Times melaporkan, tak kurang dari sepuluh bank - termasuk TD Bank Amerika Utara dan Commerce Bank - juga sudah terintegrasi ke dalam platform pembyaran ini.
Perusahaan seperti Elsewhere, Staples, Winn-Dixie dan Albertsons juga telah menggunakan sistem pembayaran Apel Pay ini.
Markas tim basket Orlando Magic (Amway Center) juga mulai diatur untuk bisa menerima Apel Pay, sehingga memudahkan para pecinta basket untuk mendapatkan tiket dengan sistem pembayaran berteknologi mobile.

Pihak Apple belum menyebutkan secara rinci, tentang berapa banyak transaksi yang sudah memanfaatkan sistem pembayaran ini.
Tapi retailer seperti McDonalds menyatakan bahwa transaksi dengan sistem ini, sudah mencapai sekitar 50% dari total pembayaran pada bulan November yang lalu.

Meskipun Apple Pay terbilang belum banyak tersebar, tapi dompet digital ini dapat menarik perhatian lebih, jika dibandingkan dengan pesaingnya, seperti Google Wallet dan Softcard yang sudah terlebih dulu beroperasi di pasar.
Dalam hal ini Apple lebih memilih strategi untuk menyempurnakan teknologinya terlebih dahulu, daripada harus terburu-buru merilis sistem pembayaran ini ke pasar global.



Sumber : http://mashable.com