Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Facebook Dan Twitter Membiarkan Islamophobia Berkembang.

Facebook dan Twitter telah membela pendekatan mereka untuk konten di situs mereka setelah dituduh gagal untuk bertindak atas posting Islamofobia.
Seperti ditulis surat kabar 'The Independent' banyak sekali posting di Facebook dan Twitter yang dapat menimbulkan 'kebencian terhadap Islam'. 

Facebook dan Twitter dianggap membiarkan paham Islamophobia berkembang

Bahkan beberapa di antara posting-posting tersebut menuduh Muslim sebagai pemerkosa, pedofil dan sebanding dengan kanker, telah meningkat secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Tampaknya hal itu banyak dipengaruhi oleh kasus skandal seks Rotherham dan kejadian pembunuhan para sandera Inggris yang dilakukan oleh kelompok Negara Islam (IS).

Banyak sekali akun-akun yang melakukan 'penghinaan' tersebut tidak di 'suspend' atau dihapus, baik oleh Facebook maupun Twitter. Demikian juga dengan posting-posting mereka dibiarkan tetap tayang, kata The Independent.

Kelompok Muslim mengatakan bahwa mereka telah menyampaikan komplain sehubungan dengan puluhan akun dan ratusan posting itu, agar segera mendapat perhatian dari Facebook maupun Twitter. 
Namun pada kenyataannya, semua akun dan posting itu masih bisa diakses dan dibaca sampai saat ini.

Fiyaz Mughal, direktur Faith Matters, mengatakan kepada surat kabar, bahwa ia kecewa dengan sikap kedua perusahaan tersebut.

"It is morally unacceptable that social media platforms like Facebook and Twitter, which are vast profit-making companies, socially engineer what is right and wrong to say in our society when they leave up inflammatory, highly socially divisive and openly bigoted views."
-- Fiyaz Mughal, director of Faith Matters --

Fiyaz Mughal berkata: "Hal ini tidak dapat diterima secara moral bahwa media sosial seperti Facebook dan Twitter...... membiarkan pandangan yang memecah belah dan fanatisme terbuka"


Sumber : The Independent via http://www.itv.com

Robot Ikan Tuna, Intelijen Terbaru Amerika Serikat


Pihak Angkatan Laut Amerika saat ini sedang menguji sebuah 'kendaraan' selam --Drone -- tanpa awak yang mampu menyamar sebagai ikan tuna. Drone tersebut dirancang untuk dapat menyelam dan melakukan operasi intelijen.
Proyek tersebut dinamai "Project Silent Nemo", diambil dari film Disney yang bercerita tentang 'clown fish'.

Drone bawah air tersebut mempunyai panjang 1,5 meter dengan bobot sekitar 45 kilogram, dan mampu bergerak di kedalaman laut persis seperti gerkan ikan tuna sirip biru.
Pengembangnya mengatakan bahwa gerakan renang ikan akan lebih tidak terdeteksi dibanding drone yang berbentuk torpedo.


"Ini merupakan bagian dari bidang baru kendaraan tak berawak bawah laut yang menggunakan teknologi biomimikri," kata kepala proyek Korps Marinir Capt. Jerry Lademan Mashable.
"Idenya adalah untuk menggunakan apa evolusi telah disempurnakan selama beberapa ribu tahun, mengambil bagian terbaik dari itu dan membuatnya menjadi alat mekanis." tambahnya.

"Ikan tuna adalah salah satu diantara hewan air yang menggunakan hanya setengah tubuhnya untuk mendorong dirinya sendiri ke depan," katanya.


Dia mengatakan proyek tersebut masih dalam tahap penelitian dan pengembangan, tetapi pada akhirnya, mereka berharap dapat merealisasikan "seekor ikan" yang akan dapat mengirim data intelijen, dalam sebuah misi pengawasan dan pengintaian..

Menurut Daily Press, proyek ini telah menelan biaya sekitar $ 1 juta sejauh ini, dan diharapkan peralatan tak berawak tersebut, bisa beroperasi penuh pada tahun ini.

Sumber : http://mashable.com

Menko Perekonomian Tentang Harga BBM Turun

Rencana pemerintah soal perubahan harga BBM kian santer terdengar. Bahkan, hari ini Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil menggelar rapat tiga menteri di kantornya terkait hal tersebut.

Lantas, apakah ada "kado manis" tahun baru dari pemerintah? Sebenarnya, Menteri Sofyan Djalil sudah mengatakan bahwa pemerintah akan berkoordinasi terkait opsi kebijakan harga BBM baru di sisa waktu tahun ini.

"Kita akan putuskan kebijakan harga BBM baru sebelum tahun baru. Jadi per 1 Januari 2015, masyarakat akan membeli BBM dengan harga baru," ujar Sofyan usai Rakor PTSP, Jakarta, Senin (29/12/2014).


Menurut dia, harga baru BBM tersebut diputuskan dengan melihat pertimbangan harga minyak dunia dan harga keekonomian saat ini. Sementara itu, usai menghadiri rapat tiga menteri di Kantor Kemenko Perekonomian, Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro langsung menuju istana untuk melaporkan hasil rapat kepada Presiden. 

Dirut Pertamina Dwi Soetjipto mengaku belum bisa menyebutkan waktu yang pasti untuk pengumuman harga baru BBM tersebut. Meskipun demikian, Pertamina kata Dwi mengaku siap melaksanakan penjualan BBM sesuai keputusan pemerintah.

"Kita tunggu pengumuman yang akan disampaikan pemerintah. Apa saja kebijakan pemerintah, Pertamina siap," kata Dwi. Menariknya, keputusan soal harga baru BBM tersebut akan bersifat permanen. Itu artinya, tak akan ada lagi gonjang-ganjing naik atau turunnya harga BBM yang berimbas kepada APBN.


Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com
Penulis : Yoga Sukmana
Editor : Bambang Priyo Jatmiko

Januari 2015, Harga Bahan Bakar Minyak - BBM - Turun


Pemerintah akan mengumumkan harga bahan bakar minyak bersubsidi yang baru besok, Rabu (31/12/2014). Pemerintah mulai 1 Januari 2015 akan menerapkan model subsidi baru, yakni menggunakan subsidi tetap.

"Kami merencanakan, harga baru akan berlaku per 1 Januari, jadi paling lambat besok diumumkan," kata Menteri ESDM Sudirman Said di Istana Kepresidenan, Selasa (30/12/2014).

Sudirman mengatakan, nantinya akan ada dua jenis BBM, yakni BBM yang mengikuti harga pasar dan BBM yang tetap disubsidi oleh pemerintah. Untuk BBM yang disubsidi itu, pemerintah tidak lagi menetapkan harga dengan mengikuti harga minyak dunia.

Sudirman mengatakan, pemerintah kemungkinan besar akan mengeluarkan kebijakan subsidi tetap untuk setiap liter BBM subsidi. "Kemungkinan fixed subsidy. Jumlahnya berapa, ya besoklah," kata dia.


Dengan adanya subsidi tetap yang diberikan pemerintah setiap liter BBM bersubsidi, harga BBM bersubsidi akan mengikuti harga minyak dunia. Namun, tetap ada porsi subsidi yang diberikan oleh pemerintah. Maka dari itu, Sudirman mengungkapkan, pemerintah akan membuat pengumuman setiap bulannya.

"Minimal sebulan sekali kita akan sampaikan harga patokan supaya masyarakat tidak kaget dan punya pegangan; dan supaya persaingan berjalan sehat," ucap dia.

Untuk menyiapkan kebijakan itu, Sudirman mengatakan akan ada pertemuan dengan Menteri Koordinator Perekonomian untuk tahap finalisasi.

Sumber : http://nasional.kompas.com
Penulis : Sabrina Asril
Editor : Fidel Ali Permana

Gmail Diblokir Di China, Komunikasi Bisnis Terganggu.

Kantor Google di China

'Gmail' sebuah layanan publik email yang disediakan oleh Google Inc,  diblokir di China setelah berbulan-bulan dirasakan mengganggu layanan email terbesar di dunia ini,
Para aktivis gerakan anti-sensor menuding bahwa hal itu disebabkan oleh sistem pengamanan jaringan internet -- 'Great Firewall" -- yang diterapkan di negara itu.

GreatFire.org -- sebuah kelompok advokasi kebebasan berbicara yang berbasis di China --. menyatakan bahwa sejumlah besar alamat email yang menggunakan layanan Gmail, terputus di China pada Jumat (26/12/2014), Seperti dilansir oleh Reuters.
Pengguna juga mengatakan, bahwa layanan ini masih belum bisa digunakan sampai Senin (29/12/2014).

"Saya pikir pemerintah hanya berusaha untuk menghilangkan kehadiran Google di China termasuk juga melemahkan pasar Google di luar negeri," kata seorang anggota GreatFire.org, yang enggan untuk disebutkan namanya.

"Bayangkan jika pengguna Gmail diseluruh dunia tidak dapat mengirimkan email kepada klien mereka di China. Maka akan banyak orang di luar China yang mungkin terpaksa beralih dari Gmail."

Laporan Transparansi yang dimiliki Google menunjukkan, bahwa lalu lintas data internet dari China menuju ke Gmail telah terjadi penurunan yang sangat tajam, pada hari Jumat (26/12/2014).



"Kami sudah memeriksa, dan tidak ada yang salah di pihak kita," kata juru bicara Google yang berbasis di Singapura dalam sebuah email.

Hampir semua layanan Google terganggu di China sejak Juni tahun ini, tapi sampai minggu lalu pengguna Gmail masih bisa mengakses email yang didownload melalui protokol seperti IMAP, SMTP dan POP3.
Secara teknis, hal tersebut memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi menggunakan Gmail pada aplikasi seperti Apple iPhone's Mail dan Microsoft Outlook.

China melakukan kontrol ketat pada jaringan internet mereka, sebagai reaksi atas banyaknya gerakan yang menentang kebijakan Partai Komunis yang berkuasa saat ini.

Negara ini memang menerapkan mekanisme sensor internet paling canggih di dunia, yang dikenal sebagai "Great Firewall of China".
Banyak pendapat mengatakan bahwa sejak beberapa tahun yang lalu, China telah meningkatkan 'gangguan' pada layanan online asing, salah satunya  adalah Google.

"Diblokirnya layanan Gmail akan menyulitkan komunikasi email bagi perusahaan di China yang menggunakan Google Mail sebagai sistem komunikasi di perusahaan mereka," kata GreatFire.

Dilain pihak, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan, bahwa dia tidak tahu apa-apa tentang diblokirnya Gmail. Ia juga menambahkan, bahwa pemerintah berkomitmen untuk menyediakan lingkungan bisnis yang baik bagi investor asing.

"China secara konsisten memiliki sikap yang ramah dan mendukung terhadap investor asing untuk melakukan bisnis yang sah di sini," kata Hua Chunying.
"Kami akan, seperti biasa, memberikan keterbukaan, transparan, dan lingkungan yang baik bagi perusahaan asing di Cina." tambahnya

Salah satu cara yang populer bagi perusahaan dan netizen untuk 'menghindari' sensor internet China adalah dengan menggunakan Virtual Private Network (VPN) -- sebuah teknik di jaringan internet -- yang memungkinkan mereka untuk mengakses situs dan layanan yang diblokir.

"Keadaan ini semakin menyulitkan untuk berkomunikasi dan melakukan pekerjaan di China, ketika layanan seperti Gmail sedang diblokir," kata Zach Smith, seorang manajer di sebuah perusahaan produk digital yang berbasis di Beijing, kepada majalah City Weekend.
"Menggunakan VPN tampaknya menjadi satu-satunya jawaban untuk melakukan apa saja secara online di China, hari-hari ini." tambahnya.


Sumber : http://www.reuters.com

Korea Utara Menyebut Obama Seperti Monyet


Korea Utara marah besar pada Amerika Serikat di tengah pertikaian adanya peretasan Sony Pictures. Sebelumnya kedua negera tersebut terlibat konfrontasi terkait film "The Interview", film parodi pembunuhan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un yang dirilis Sony Pictutres.

Sony, yang memproduksi The Interview, sempat mengumumkan pembatalan pemutaran film ini setelah menjadi korban peretasan, namun kemudian memutuskan mengedarkan film tersebut. Korea Utara menganggap perubahan sikap Sony ini atas campur tangan Presiden AS.

Karena hal ini, pihak Korea Utara bahkan menyebut Presiden AS Barack Obama "monyet" dan menyalahkan pihak AS atas kerusakan jaringan internet yang terjadi di negara itu. 

Seperti dilansir Reuters, Minggu, 28 Juru Bicara Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara menyatakan bahwa Obama harus bertanggung jawab atas keputusan yang diambil Sony yang akhirnya mengedarkan aksi komedi "The Interview", yang menggambarkan plot untuk membunuh Kim.

"Obama selalu sembrono saat bicara dan bertindak seperti monyet di hutan tropis," kata seorang juru bicara yang tidak disebutkan namanya untuk komisi itu dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita resmi KCNA seperti dilansir Reuters. 

Di Hawaii, di mana Obama berlibur, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan, hingga kini pihak Obama belum berkomentar mengenai pernyataan Korea Utara terbaru yang menyalahkan Amerika Serikat untuk pemadaman internet dan menghina presiden.

Sony membatalkan rilis film ketika jaringan bioskop besar menolak untuk menyaring itu menyusul ancaman kekerasan dari hacker, tapi kemudian menyebarkan rilis terbatas setelah Obama mengatakan Sony mengalah pada tekanan Korea Utara.

Sebelumnya, situs internet utama Korea Utara mengalami gangguan akhir minggu lalu, termasuk mengalami pemadaman internet total hampir sembilan jam, sebelum bisa diperbaiki sebagian pada Selasa, 23 Desember lalu. 

Tapi jaringan mobile internet dan 3G lumpuh lagi pada Sabtu malam, kata kantor berita resmi China Xinhua melaporkan, dan pemerintah Korea Utara menyalahkan Amerika Serikat untuk ketidakstabilan sistemik dalam jaringan negara.

Dyn Penelitian, sebuah perusahaan AS yang memantau infrastruktur telekomunikasi, mengatakan pada Sabtu bahwa akses internet Korea Utara telah dipulihkan setelah pemadaman nasional yang berlangsung lebih dari lima jam.

Jim Cowie, kepala ilmuwan Dyn, mengatakan itu adalah pemadaman total yang muncul untuk memutuskan akses di seluruh bangsa, dan pemulihan juga segera dilakukan. 

"Itu bisa saja sesuatu yang rutin seperti pemeliharaan atau bisa saja merupakan kelanjutan dari hal-hal yang kita lihat dalam seminggu terakhir, yang tampak lebih seperti serangan," kata Cowie.

Dalam pernyataannya pada hari Sabtu, Korea Utara kembali menolak tuduhan oleh Federal Bureau of Investigation bahwa Korea Utara berada di balik serangan cyber pada Sony Pictures, dan menuntut Amerika Serikat menunjukkan bukti untuk tuduhan tersebut.

Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara juga menyatakan bahwa AS hanya berani bermain di belakang. 

"Amerika Serikat, dengan kekuatan fisiknya tidak punya malu bermain petak umpet seperti anak-anak dengan hidung meler, mulai mengganggu operasi Internet dari media utama republik kita," katanya.

Dalam komentar terpisah, Korea Utara membantah terlibat dalam serangan cyber pada operator pembangkit listrik tenaga nuklir Korea Selatan, dan menyebut tudingan itu bagian dari kampanye kotor dari para pemimpin Korea Selatan yang tidak populer.

Seorang pejabat Korea Selatan menyelidiki serangan pekan ini, yang menyebabkan kebocoran data internal dari Korea Hydro and Nuclear Power, mengatakan Seoul tidak mengesampingkan keterlibatan Korea Utara.


Sumber : http://dunia.news.viva.co.id
Oleh : Lutfi Dwi Puji Astuti

Video Tantangan ISIS Dan Tanggapan Ketua GP ANSOR


Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur meminta anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU agar jangan mudah terpancing dengan tantangan kelompok radikal Islamic State of Iraqy and Syria (ISIS) lewat Youtube.

"Jangan terpancing dengan tantangan ISIS, karena kami sudah lama melakukan deteksi terhadap jejaring kelompok garis keras itu, gaya mereka suka menantang-nantang begitu," kata Ketua PW GP Ansor Jatim H Rudi Triwachid di Surabaya, Sabtu (27/12/2014)

Sebelumnya, jagad maya dihebohkan dengan tayangan video berdurasi 4 menit 1 detik yang diunggah ke situs YouTube, Rabu (24/12/2014) oleh akun bernama Al-Faqir Ibnu Faqir.

Dengan video berjudul "Ancaman wahabi terhadap Polisi, TNI dan Densus 88, Banser" itu, seorang pria berjanggut dan mengenakan pakaian serba hitam yang diduga bernama Abu Jandal itu menantang Panglima TNI, Polri termasuk Densus 88, dan Banser NU untuk turun ke medan perang.

"Pesan ini saya tujukan kepada Moeldoko Panglima TNI, Polri, Banser, kami menunggu kedatangan kalian. Kami telah mendengar bahwa kalian menginginkan untuk membantu pasukan koalisi untuk melenyapkan Daulah Khilafah ini," kata pria itu.


Video bergaya provokatif itu pun menyatakan mereka tidak segan untuk membantai siapapun yang bergabung dengan negara barat dalam memerangi ISIS.

"Penegakan syariat Allah harus dimulai dengan memerangi kalian dan membantai satu per satu kalian, TNI, Polri, Densus dan Banser, yang mana hari ini menyombongkan diri untuk menentang agama Allah, menentang penegakan syariat Allah dan mengatakan NKRI harga mati. Bagi kami, syariat Allah harga mati," katanya. (Lihat Video Ancaman)



Menurut Rudi Triwachid, keluarga besar Gerakan Pemuda Ansor, TNI, Polri, dan masyarakat Indonesia tidak perlu marah, namun justru segera melakukan koordinasi untuk bersama-sama mendeteksi gerakan ISIS.

"Yang jelas, model ISIS itu bukan cermin dakwah Islam, karena dakwah Islam dalam Al Quran dan Hadits justru tidak menganjurkan cara-cara kekerasan, melainkan cara bijaksana dan dengan ajakan yang santun (ahsan)," katanya.

(ant)
Sumber : http://surabaya.tribunnews.com

Ditantang ISIS, BANSER Bersama TNI


Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menyatakan tidak ingin terpancing dengan provokasi oleh prajurit Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang mengajak mereka duel sebagaimana video yang diunggah di YouTube.

Meskipun demikian, Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas) Banser Pengurus Pusat GP Ansor, Alfa Isnaeni, menyatakan akan berkoordinasi dengan aparat keamanan negara untuk mensikapi provokasi Panglima ISIS asal Malang, Salim Mubarok Attamimmi.

"Khusus provokasi ISIS, kami juga akan berkoordinasi dengan Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kapolri Jenderal Sutarman, yang juga ikut ditantang oleh mereka (ISIS)," kata Alfa Isnaeni pada Jumat malam (26/12/2014).

Menurut dia, tantangan ISIS ke Banser NU tak perlu diartikan secara fisik, tetapi bagaimana konsep dan mengelola sebuah negara.


Sehingga ketika ISIS yang berkembang di Irak dan Syiria mengusung daulah Islamiyah, konsep tersebut jelas tidak cocok jika diterapkan di Indonesia yang Pancasilais.

"Makanya, siapapun yang ada di Indonesia harus taat pada aturan di sini dan Indonesia tidak mungkin dikelola dengan daulah Islamiyah," ujarnya, Jumat malam (26/12/2014).

Pihaknya, kata Alfa, tidak akan terpancing dengan upaya provokasi yang dilakukan ISIS.

Demikian juga dengan ancaman ISIS yang akan masuk ke Indonesia jika tantangan duelnya tudak ditanggapi Banser, TNI, dan Polri.

"Pokoknya hal yang menyangkut gagasan sebuah negara harus diselesaikan dengan dialog," tegas mantan Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor Jatim ini.

Meski demikian, bagi Ansor, keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati. Karena Ansor ikut mendirikan Republik ini, bersama kelompok lain, baik dari Nasrani, Hindu, maupun Budha.

Sehingga siapapun yang berusaha merongrong dan mengubah pandangan dan falsafah hidup bangsa Indonesia, Ansor siap berada di garda terdepan bersama TNI dan aparat lain untuk menghalaunya.

Sumber : http://surabaya.tribunnews.com

Indonesia Tolak Tawaran Pembangkit Nuklir Rusia


Rusia datang menawarkan kerjasama Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) kepada pemerintah. Setelah mendengar Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memprioritaskan pembangunan pembangkit listrik 35 ribu Megawatt (Mw),

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil usai menggelar pertemuan dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Y Galuzin dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Tiongkok di kantornya, Senin (22/12/2014).
"Mereka (Rusia) menawarkan kerjasama PLTN, karena sebelumnya banyak negara sudah bekerjasama dalam hal ini oleh Rusia. Tapi kita bilang PLTN masih jauh," ujar dia kepada wartawan.

Menurut Sofyan Djalil, PLTN tidak masuk dalam program prioritas Jokowi dalam lima tahun mendatang. Proyeksi daya listrik berkapasitas 35 ribu Mw akan dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLA), Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dan sumber daya alam lain yang melimpah di Indonesia.

"Pertimbangan kita lebih kepada domain di Batam, karena saat ini belum jadi prioritas. Jadi 35.000 Mw itu dari batubara, gas, geothermal, hydro, mini hydro yang tidak kontroversial," tegas Sofyan.

Sebelumnya, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas, Dedy S Priatna mengatakan, pihaknya belum memasukkan proyek pembangunan PLTN dalam rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

"Kami masih menunggu keputusan Presiden apakah jadi dibangun atau tidak. Dan sampai sekarang belum ada sinyal (setuju)," ujar dia.

Sementara dalam Undang-undang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025, tutur Dedy, pembangunan PLTN seharusnya sudah masuk dan mulai di sistem 2015-2019.

"Pembangunan PLTN sudah terjadi walaupun baru sebatas riset yang dilakukan oleh Batan, seperti di Serpong. Hanya saja belum dipakai konsumen," katanya.

Pelaksanaan pembangunan PLTN, tegas dia, terbentur persoalan politik sehingga terus dipertanyakan pemerintah daerah (pemda) Belitung mengingat studi telah dilaksanakan di negeri Laskar Pelangi itu.


"Itu keputusan politik. Nggak ada satupun yang berani memutuskan hal itu," terang Dedy.

(Fik/Nrm)
Sumber : http://www.liputan6.com

Kapal Selam Nazi Jerman, Di Laut Jawa

Untuk pertama kalinya, sebuah kapal selam yang jika dilihat dari ciri-cirinya menunjukkan milik Nazi Jerman, telah ditemukan di Laut Jawa.

Apakah kepentingan kapal selam Nazi tersebut, sampai terlalu jauh menjelajahi lautan Indonesia ?
Pusat Arkeologi Nasional melakukan proyek penelitian, untuk bisa menjelaskan hal tersebut.

Sebuah cawan putih berlambang Nazi Jerman bermerk “Rieber Mitterteich” buatan 1941, dengan label "M" yang berarti "Marine". Diproduksi oleh Porzellanfabrik Joseph Rieber & Co. A.G di Bavaria. (Yunaidi - NatGeoIndonesia)

“Kami menemukan alat selam dan baju pelampung warna kuning yang di dalamnya masih ada tulang belulang,” 
“Sepertinya mereka sudah menggunakan alat selam ini, namun gagal untuk keluar dari kapal.” kata Shinatria Adhityatama, peneliti arkeologi bawah air dari Pusat Arkeologi Nasional. 

Pada bulan November 2014 yang lalu, perangkat GPS yang dilengkapi dengan Sonar sudah dipasang pada kapal yang digunakan oleh tim arkeologi, untuk menggambarkan kondisi kontur dasar laut yang tergolong aneh tersebut. Tepatnya sekitar 100 Km arah timur laut, dari kepulauan Karimunjawa.

Saat itu dilakukan penyelaman oleh tim, untuk meneliti sebuah rongsokan besi tua. Proses penjelajahan yang dilakukan di dalam rongga yang dihuni oleh berbagai jenis ikan itu sebenarnya cukup berbahaya.

“Intinya memang harus hati-hati karena di dalamnya banyak kerangka manusia yang harus dihormati. Kita tidak memindahkan kerangka tersebut. Kita membiarkan di tempatnya sebagai permakaman perang.” kata Shinatria Adhityatama, menerangkan.

Didalam pecahan kapal selam tersebut, tim penyelam juga menemukan alat selam, harmonika, beberapa botol bir, sisa misil torpedo, bermacam jenis panel listrik.
Selain itu juga ditemukan sol sepatu, binokular, kacamata pelindung, selang pernapasan, dan peralatan makan seperti piring, cawan, dan juga cangkir.

“Sasaran kita adalah dapur. Banyak penelitian kapal sebelumnya melakukan identifikasi kapal melalui piring,” 
“Di kapal selam itu kami menemukan piring bercap lambang Nazi.” ujar Adhityatama. 

Kaca mata pelindung ini ditemukan oleh arkeolog di bagian ruang kendali yang tinggal separuh karena hantaman torpedo. Diduga berfungsi melindungi mata ketika menembak atau melindungi mata dari hempasan air laut saat di anjungan komando. Di sekitar kaca mata ini ditemukan pula binokular dan dua tengkorak manusia. (Yunaidi - NatGeoIndonesia)

Dalam kesimpulannya, Pusat Arkeologi Nasional mengidentifikasi temuan ini sebagai U-Boot (Unterseeboot) bertipe IXC/40. Tampaknya, hantaman torpedo yang dahsyat,sebagai penyebab kapal selam ini terbelah menjadi dua bagian,
Hingga kini titik lokasi tenggelam, dari bagian buritannya juga masih belum jelas.

Armada kapal selam Nazi terbagi dalam kelompok dengan misi-misi tertentu. Salah satu grup tersebut diberi sebutan “Gruppe Monsun”, yang pada tahun 1943-1945 ditugaskan untuk beroperasi di wilayah Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

“Kita berangkat dari sebuah teori bahwa armada Jerman itu ada di Indonesia saat Perang Dunia Kedua, 
“Mereka tidak cuma lewat atau mengisi bahan bakar, melainkan juga punya aktivitas yang cukup penting.” katanya menerangkan.


Shinatria Adhityatama juga mengungkapkan, jika invasi Jerman ke Rusia dalam Operasi Barbosa saat itu berhasil, maka akan semakin memudahkan hubungan komunikasi antara Jerman dan Jepang.
Namun kenyataannya Jerman tidak berhasil menguasai Rusia.
Maka tempat lain yang bisa digunakan sebagai basis pertemuan dengan Jepang adalah di Samudra Hindia.
Mempertimbangkan posisi Jepang yang saat itu sudah menguasai Asia Tenggara.
Untuk alasan itulah maka Hitler membentuk "Gruppe Monsun", sebagai bagian dari rencana besarnya.

Dua cangkir, salah satunya tak berpegangan, ditemukan di ruang torpedo haluan depan. Di ruangan yang sama juga berserak tinggalan awak lainnya seperti kancing, wadah krim buatan Amerika Serikat, harmonika, selang pernapasan, sol sepatu, dan kaca mata pelindung. (Yunaidi - NatGeoIndonesia)
Sol sepatu dengan model yang berbeda ini ditemukan di ruang torpedo. Ukurannya 41-42 dan 39-40. Arkeolog menduga, bentuk sol yang meruncing tampaknya bagian dari sepatu seragam resmi, bukan sepatu harian. (Yunaidi - NatGeoIndonesia)

“Aktivitas mereka dalam "Gruppe Monsun" memang masih diselimuti misi-misi rahasia,”
“Padahal, menurut saya peranan mereka cukup berarti. Mereka sedang membangun jaringan.” pungkas Shinatria Adhityatama, peneliti arkeologi bawah air dari Pusat Arkeologi Nasional. 

German submarine U-534 - Wikipedia.org

Sumber : National Geographic Indonesia (http://nationalgeographic.co.id)

Tawanan Indonesia, Tentang Kengerian Kamp Nazi


Dalam buku otobiografinya, Parlindoengan Loebis (1910-1994) seorang dokter asal Indonesia, bercerita tentang kengerian yang dailaminya selama menjadi tawanan di Kamp Konsentrasi Nazi.
Dia ditangkap oleh tentara Nazi pada akhir Juni 1941, sehubungan dengan kiprahnya sebagai Ketua Perhimpoenan Indonesia di Belanda, yang memang sangat aktif bergerak untuk melawan fasisme Jerman di era kepemimpinan Adolf Hitler.

"… Aku dimasukkan ke sebuah sel yang telah dihuni oleh tiga orang. Besar ruangan itu tiga kali tiga meter dan mempunyai dua tempat tidur besi tanpa kasur…. Dalam ruangan itu ada sebuah lubang di mana kami dapat buang air kecil dan besar. Lubang itu ditutup dengan sebilah kayu saja. Siapa yang tidur dekat lubang itu akan mencium bau yang amat busuk…."

Penggalan kalimat di atas diungkapkan oleh Parlindoengan Lubis saat hari pertamanya di dalam kamp konsentrasi Nazi. Inilah awal dari babak mengerikan dalam hidupnya, ketika ia diciduk dua orang polisi rahasia Belanda di rumah sekaligus tempat praktiknya sebagai dokter di Amsterdam, pada suatu siang, akhir Juni 1941 setelah Belanda bertekuk lutut kepada Jerman.

Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Leiden, Belanda itu, lantas dibawa ke Euterpestraat, lokasi markas polisi rahasia Nazi Jerman, yang saat itu disebut Gestapo.

Sejak saat itu, pria keturunan Batak ini harus mendekam di beberapa lokasi kamp konsentrasi Nazi, selama empat tahun. Dalam masa penahanannya, dr Loebis sempat dipimdah-pindah lokasi kamp, diantaranya, Kamp Schoorl dan Amersfoort, keduanya berlokasi di Belanda, juga pernah ditawan di  Buchenwald dan Sachsenhausen, keduanya berlokasi di Jerman.

Dokter Parlindoengan lahir pada 30 Juni 1910 di Batang Toru, Tapanuli Selatan, dan meninggal di Jakarta pada 31 Desember 1994.


Sebagai anak dari keluarga yang berada, hal tersebut memungkinkan dia untuk bisa bersekolah hingga bergelar sarjana. Setelah menyelesaikan MULO (setingkat sekolah menengah pertama) di Medan pada 1927, dia melanjutkan ke AMS (sekolah menengah atas) di Jakarta.

Keterlibatan dr. Parlidoengan dimulai saat dia bersekolah di Jakarta. Dia banyak berhubungan dengan banyak pelajar nasionalis yang sangat aktif membangun kesadaran politik di kalangan anak muda saat tiu. Dan pada saat menjadi mahasiswa kedokteran di Universitas Leiden, Negeri Belanda pada tahun 1932, dia mulai menggabungkan diri dan aktif di gerakan Perhimpoenan Indonesia.

Sumber : TIM TEMPO (http://www.tempo.co)